Nuffnang

Thursday, July 22, 2010

Makanan penyebab Gigi menjadi kuning


Bertambahnya usia dan seringnya mengambili makanan dan minuman yang mengadung zat pewarna menjadi salah satu faktor penyebab warna gigi kusam atau menguning.



Warna dalam makanan dan minuman berasal dari chromogens, molekul berpigmen yang boleh menempel pada gigi. Begitu juga dengan ke-asidan (masam) makanan dan minuman. Ke-asidan (masam) membuat warna makanan mengikis gigi, sehingga gigi rapuh dan chromogens mudah menempel.



Rutin menggosok gigi dan menghindari rokok merupakan salah satu cara agar gigi tetap sehat, putih, bersih. Namun ada beberapa makanan dan minuman yang perlu anda kawal dan jaga. Ini dia antara makanan dan minuman penyebab gigi kusam, kuning dan bernoda :



Gula-gula kunyah seperti sugus

Bahan utama dari gula-gula kunyah adalah gula. Banyak mengambil gula-gula ini ternyata mempengaruhi kesehatan gigi, bukan hanya menyebabkan gigi berlubang dan rapuh,malah juga menyebabkan gigi kuning.



Minuman bersoda

Umumnya minuman bersoda mengandung bahan pewarna yang bersifat asid dan chromogens.Jika diminum secara kerap, molekul pigmen yang terkandung akan menempel pada gigi sehingga gigi cepat kusam.




Minuman berenergi

Asid yang terkandung dalam minuman berenergi dapat merapuhkan enamel gigi. Dan jika dikonsumsi secara rutin, minuman ini akan lebih cepat mengikis enamel gigi sehingga lebih gigi mudah menguning.



Teh hitam

Teh hitam kaya akan tannin dan chromogens yang dapat meninggalkan noda pada gigi. Bukan hanya itu saja, teh hitam pun boleh meninggalkan kerak jika diminum terlalu kerap. Untuk membuktikannya, rendam teh hitam pada cawan putih dan biarkan selama lebih dari 5 jam. Buktikan apa yang terjadi, sisa noda teh pasti akan menempel pada dasar dan batas air teh pada cangkir.



Kopi

Kopi mengandung kafein yang lebih banyak daripada teh, sedangkan kafein itu mempunyai sifat mewarnai gigi. Apalagi kopi yang mempunyai serbuk/serdak banyak, jika anda minum pasti serbuk kopi akan menempel pada gigi anda dan itu yang menyebabkan perubahan wana gigi.



Sos atau kuah


Sos Kicap, sos tomato,kari dan sos berwarna pekat lainnya juga diyakini berpotensi meninggalkan noda di gigi

Monday, July 19, 2010

How to Speed Up Metabolism


High level of metabolism is the key to lose weight as metabolism helps to break down nutrients in your bloodstream. Although genetic plays a big influence of your body metabolism level, there are still other ways that can be done to speed up your metabolism.

The most basic way is by drinking a lot of water. You must drink 8 glasses of water a day to maintain an optimal metabolism rate since the fat burning process of metabolism needs water to work effectively. Water also helps to clear your digestive system and eliminate accumulated toxins of excess substances. It is proven too that drinking cold water can boost your metabolism temporarily!

Eating breakfast also can encourage your metabolism level as your metabolism rate is rather slowed in the morning which will make it less productive by the time you have your lunch and dinner if you don’t eat breakfast. Try to eat 5 to 6 small meals a day to keep your metabolism remains working thoroughly and steadily burning calories instead of storing it as fat.

As you maintain your eating schedule, bear in mind of your food intakes too. Try to eat more whole grain foods, fruits and vegetables and balance your meals with protein and healthy fat. A study showed spicy foods can increase metabolism too! But if you don’t eat spicy food, it is enough to speed up your metabolism by just adding a little bit of pepper or cinnamon to your recipes.

The last thing you can do is of course exercising. Exercise will reduce your body fat and this increases lean muscle mass that aides your metabolism.

You can start speed up your metabolism now through diet and exercise, and this will give you a healthier lifestyle too!

Saturday, July 10, 2010

Nafsu seks wanita pertengahan usia lebih kuat


DALLAS – Satu kajian terbaru di Amerika Syarikat (AS) mendapati wanita suka menikmati seks semasa usia mereka menghampiri 40 tahun, lapor sebuah akhbar semalam.
Kajian yang dilakukan oleh sekumpulan ahli akademik Universiti Texas itu menyatakan nafsu seks wanita lebih tinggi pada peringkat usia 30-an dan awal 40-an disebabkan faktor psikologi.
Pada usia tersebut, wanita menyedari mereka semakin menghampiri menopaus yang mengurangkan tahap kesuburan dan peluang mendapatkan anak sekali gus menyebabkan keinginan seks mereka meningkat.
Kajian berbentuk kaji selidik itu melibatkan hampir 900 wanita yang dibahagikan kepada tiga kumpulan iaitu responden dengan kesuburan tertinggi (berusia 19 tahun hingga 26 tahun), mereka yang tahap kesuburannya menurun (berusia di antara 27 tahun hingga 45 tahun) dan golongan yang menghampiri atau telah mengalami menopaus.
“Hasil kajian menunjukkan wanita dengan tahap kesuburan menurun sebenarnya memiliki keinginan seks yang lebih tinggi dan lebih aktif melakukan hubunganseks berbanding wanita subur,” kata seorang penyelidik berkenaan, Profesor David Buss.
Menurutnya, wanita pertengahan usia juga lebih kerap berfantasi mengenai seks berbanding wanita muda di samping lebih cenderung menjalin hubungan sulit terutamanya dengan lelaki lebih muda.
“Saya kerap mendapati wanita berusia lewat 30-an lebih gemar
‘berseronok’ (terbabit dalam aktiviti seks). Mungkin keadaan ini berlaku tanpa disedari mereka atau mereka sedar mengenainya,” kata seorang pakar seks, Dr. Pam Spurr.